Day 13: What are you excited about

Actually, today is the first day Dylan go to school. Like, serious kinda school. Hahaha.. kl yg kemarin itu kan semacam playgroup. He didn’t have homeworks, he didn’t get any suspension when he made mistakes.

Yang ini sekolah serius. Dylan sekarang di kelas K1.

Dylan bersemangat pergi sekolah. Dari semenjak trial di beberapa tempat, dia tuh ga pernah terlihat ragu/males untuk pergi dan masuk kelas.

Ga pernah minta ditemenin masuk kelas.

Ga pernah menggeleng ketika gua bilang, “Dyl, besok trial di sekolah ini ya..”

I am a proud mom.

Entah dia dapat semangat itu dari mana. Apakah dari yutub yang dia suka tonton? Apakah dari cerita2 gua? Gua jarang cerita tentang sekolah ke Dylan. Gua cuman bilang ke dia bahwa di sekolah banyak teman, belajar hal baru, dan senang2.

Kl yutub, selera dia memang berubah sih.. dulu dia sukanya macam Pocoyo atau film2 kartun anak2 gitu kan. Kl sekarang, dia lebih tertarik lihat vlog anak2 gitu.. Dia suka liat kehidupan anak2 lain. Vlog nya anak2 luar negeri jd kayaknya dia jg banyak belajar bahasa inggris dari situ.

Disclaimer: Dia tentu aja selalu dalam pengawasan gua kl lagi nonton yutub atau pakai henpon. Dan akhir2 ini dia juga lebih jarang buka henpon.. lebih tertarik sama kegiatan fisik. So, yeah.. don’t worry about it. Hahahah..

Tapi Dylan ini tiap main ke playground ataupun sesimpel belanja di supermarket, dia gampang banget kayaknya tau2 lagi main sama anak lainnya.

So anyway, ketika anak lu beranjak dewasa, ketika mereka mencapai perkembangannya.. milestone demi milestone.. tiap ibu pastilah merasa bittersweet. Antara sedih karena kehilangan sosok ‘baby’ nya tapi juga bangga karena baby nya itu udah bukan baby lagi.. Wkwkwkwk semoga penjelasannya masuk akal ya..

Setiap masa perkembangan anak itu memang mengagumkan. Dan Dylan ini memang keliatan perubahannya dari baby boy yang manis dan unyu unyu perlahan menjadi anak cowok yang ga bisa diam dan mulai nunjukin ‘perlawanan’ just because he can.

Sekarang, hobi dia itu adalah menambahkan kata tanya di setiap hal:
mami, ini apa? buat apa? beli di mana? kenapa? kapan? caranya gimana?

Which is good. I don’t mind. Tapi kadang timingnya ga pas. Kayak kemarin, lagi di pasar, gua lagi pilih2 sayur, dia malah nanya perihal kipas angin yang dipasang di langit-langit pasar..

“mami itu apa? kipas angin buat apa? kenapa di atas? kenapa buat biar dingin? kenapa kepanasan? kipas anginnya muter kenapa muter? baling-balingnya ada berapa? dari plastik atau dari bambu?

begitulah..

But! I am so exciting about Dylan go to school. Yay! That feeling, when you see your kids wearing uniform for the first time.. and then watch them go inside the school and joining their friends to play and stuff.. and then you have to leave them for like 4 hours. You can’t really know what your kids doing there. Are they gonna behave well? Kayak semacam semua didikan elu ke anak lu di rumah itu diuji. Hahahaha…

Apakah anak gua bisa ke kamar mandi sendiri?
Apakah anak gua bisa bersikap baik?
Apakah anak gua bisa membela dirinya ketika merasa ‘diserang’?
Apakah anak gua belajar dengan baik?
Bersosialisasi dengan baik?

All that kind of stuff.. Memang sih semua proses, anak umur segitu ya akan bersikap sesuai umurnya dia. Tapi tetap sih berasa diuji aja (kalau gua mah..). Hahahahha..

Selain itu i feel like, you kinda learn to let them go. And they kinda learn to face the world without you.

Whatever. Hahaha.. gua udah ngantuk banget ini. Udah ya.. udah cukup panjang blog nya… wkwkwkw

Day 12: Write about 5 blessing in your life.

Susah susah gampang..

1. My kids
2. My health
3. The house where i stay right now
4. My parents
5. My friends

“I still remember the days I prayed for the things I have now”

Gua pernah baca kalimat itu, somewhere on Pinterest (pinterest, my laff)

Dan benar adanya bahwa 5 hal yg gua tulis di atas itu (5 diantara banyak berkat yang ada di hidup gua), gua pernah memanjatkan doa dan gua masih ingat hari-hari dimana doa itu rajin gua panjatkan.

Setiap hari, setiap jam, setiap tarikan nafas yang kita miliki itu tersimpan banyak berkat untuk disyukuri. Jadi janganlah banyak ngeluh, banyak merasa bosan, merasa hidup cuman jalan di tempat.

Gua pernah melalui masa-masa dimana gua merasa suntuk luar biasa. Di saat teman-teman yang lain punya kesibukan sendiri, lha gua cuman bengong2 aja di rumah. Ga tau mau ngapain. Mana dulu itu gua kan tinggal sendirian jauh dari orang tua. Jadi kalau weekend ga ada temen yang bisa diajakin ngapain, ya gua di rumah aja entah ngerjain apa.. hahahhaa

Trus gua cari kerja ke luar kota. Hahaha.. awalnya gua pun merasa ide gila sih. Apakah gua bisa bertahan? Tapi dengan bermodalkan nekad dan doa, ya udah. Begitu keterima kerja, gua pun berangkat.

Kalau nih, sekarang gua blm dikaruniai anak, gua pun akan melakukan hal yang sama saat ini. Hahaha.. tapi ya kl udah ada anak, memang semua prioritas akan berubah sih. Jadi let’s just enjoy this momment sambil nyusun bucket list biar nanti begitu anak mandiri, kita pun punya segudang daftar untuk dilakuin. Ihiy!

Cuman memang aneh, ketika gua merasa sangat butuh sendiri,  trus gua dikasih waktu untuk sendiri. Eh malah yang ada gua merindukan direcokin sama anak kucing nan manja itu. Hidup ini aneh memang.

Day 11: Something you always think “What if..” about.

Oh!

I have this biggest regret of my life. And everytime i think about it, i’d just want to punch myself.

It’s about me, buying a house. I canceled buying a house just because my boyfriend told me not to buy it. This boyfriend is my husband now. So, yeah.. it’s between i want to punch him or i just gonna punch myself because i actually THAT stupid to do such a STUPID decision. I was so so so so stupid.

And everytime i go by that house, i was like, GOD damn it! I can not believe how stupid i was. I just can’t believe it.

So yeah, it keeps haunting me with this ‘what if i bought that house’. I could go crazy with that thought.. you know.

This house location is so strategic you can’t even imagine. Ibaratnya, lu bersin aja lu bisa tau2 ada di AEON mall.. Gila ya.

Sungguh sungguh keputusan yang bodoh. Ya ampun, metttttt…

Tapi ya udahlah.. lesson learned. In a hard way. But, i kinda think i need that. Kalau ga dijitak, kadang gua memang suka SOK TAU. Tsk —

Itu salah satu penyesalan hidup terbesar sih. Diantara banyak penyesalan lain yang gua alamin, itu yang paling gua susah move on.

Sekarang gua ngobatinnya ya cuman dengan cari cara biar bisa nabung dan beli rumah. Hahahaha.. sungguh optimis sekali ya. Tapi ya udahlah, semoga bodohnya ga terus-terusan.

Day 10: Write about something for which you feel strongly

Aduh.. makin lama makin telat posting blog nyaaaa.. wkwkwkwkwk

So, day 10 topic is about something i feel strongly about.

Hmm

I dislike pointless arguments with stubborn people.

Gua bisa stress sendiri kayaknya kalau harus debat sama orang keras kepala. Biasanya kalau udah terjebak di situasi kayak gitu, gua iya iya aja daripada pusing.

Gua ini bisa lho tega gua cuekin aja orang keras kepala yang riweh ga jelas berargumen panjang lebar sama gua.

Ada quotes yang bilang bahwa:
“The biggest communication problem is we do not listen to understand. But we listen to reply”

Makanya jadi ruwet urusan..

Gua bisa bilang bahwa gua termasuk orang yang bisa diajak komunikasi. Gua mau kok disuru duduk buat diskusi suatu hal, cari solusi barengan tanpa naik emosinya..

TAPI kalau yang gua hadapin orangnya cuman pengen nunjukin dia bener dan ga mau dengerin penjelasan gua. Ya ngapain.

Kalau ada masalah, gua mau kok jelasin alasan kenapa gua ambil keputusan ini itu atau kenapa gua berbuat ini itu. Kalau memang gua salah, ya kasi tau aja baik2..
Jangan belum juga nanya alasan gua, tapi udah main judge kalau gua salah. Hih. Jitak nih..

Gua juga orangnya terbuka untuk kompromi. Ga susah lah kalau sama gua mah, asal caranya aja yang sama sama enak.

Bisa kok keliatan orang yang memang berusaha mengerti argumen gua dengan orang yang cuman mau mojokin gua trus kayak seakan-akan dia orang paling bener di dunia. Ih. Kesel.

Hahahhaa.. udah ya, tar jadi curhat. Hahaha.. ini blog kebanyakan curhatnyeeee

Day 9: Post some words of wisdom that speak to you

Hm.. gua ga tau siapa yang ‘punya’ quotes ini. Gua nemu dulu banget, nemu di pinterest.

“Train your mind to see the good in every situation”

Pas baca quote itu, gua langsung kayak dapat pencerahan bahwa pikiran kita itu sesungguhnya bisa ‘dilatih’ untuk ga lebay, untuk bisa selalu nemu hal yang positif dari apapun.. dari situasi, dari seseorang, dari diri sendiri, dari apapun lah..

Abis baca quote itu, tiap kali gua BT sama suatu hal, gua keinget sama quote itu dan maksain otak gua untuk cari apa yang bisa gua syukuri. Awalnya ya susah lah pasti.. but they said practice makes perfect kan. Itu benar adanya.. hahahaha..

Sampai sekarang, gua rasa, quote itu sangat membantu gua untuk ga jadi drama queen, untuk selalu bersyukur, untuk ga terjebak sama emosi.

Kadang emosi itu memang suka menjebak sih, kadang ya emosi juga. Tapi ga selebay dulu.. hahaha..

Tapi gua ini penggila quote sih.. hahahha, seneng cari quote yang bisa dijadiin life guide ataupun ya quote yang manis2 gitu untuk kasih makan hati ini yang kadang pengen dimanis2in.. hahah

Kumpulan quote gua ada di sini, in case anyone wondering..

Iya, pinterest is my thing.

Day 8: Share something you struggle with

Struggle.

Katanya hidup ini adalah perjuangan. Tiap hari adalah perjuangan. Berjuang untuk tetap bersemangat, tetap memiliki harapan, dan bertahan untuk hidup.

I’m not gonna share my personal problem because i’d like to keep things simple and well, personal. Hahaha.. (Padahal mah takut tar kebablasan curhat)

But as far as i know, gua selalu berusaha untuk tidak mengeluh. Because i know, it’s not gonna make your life any better.

So, I’m just gonna share tips i found about how to have a better life. And this really works for me.

day 8

 

I actually know someone who really drowned in sadness and not being able to feel happy. Everyday she’s just doesn’t know what to do with her life. Ga punya harapan apapun. Tiap hari ya cuman bangun, jalanin rutinitas, trus nunggu malam, tidur, besoknya ya gitu lagi.

Sedih sih, tapi ya gimana. Orang sekitarnya pun susah untuk bikin dia happy karena dari dalam dirinya dia pun susah untuk merasa happy. Dan itu terjadi ga instan, ada proses. Prosesnya ya dari masalah-masalah kecil sampai besar yang ga pernah diselesaikan. Hanya disimpan, dipikirin, tapi ga move on. Lama-lama numpuk dan kewalahan.

Ga bisa merasa enjoy dengan diri sendiri. Bosan kalau sendirian. Ga punya hobi. Ga kenal sama diri sendiri. It’s really exhausting. And it’s a constant struggle.

Bosan kalau sendirian.

Gua jadi ingat, beberapa waktu lalu baca artikel tentang parenting.. (dasar ibuk ibuk.. hahaha topik bahasan ga jauh2 dari parenting ya..) But this is interesting. Please bear with me, guys..

Nah sebagai orangtua dari dua orang balita, kayaknya mind set gua itu (dulu) adalah pokoknya sehari2 itu anak2 ga boleh bosan. Harus cari/kasih kegiatan yang stimulasi ini itu, janganlah sampai bosan. (soalnya biasanya kalau anak bosan itu bakal ngerecokin orangtuanya… hahahha)

Abis itu, gua nemu artikel yang bilang bahwa anak2 itu harus dibiarkan merasa bosan (sesekali, maksudnya.. bukan yang terus menerus).

Kenapa?

Soalnya biar mereka bisa mencari cara sendiri untuk menemukan apa yang bikin mereka tidak bosan lagi. Jadi semacam kemampuan mencari solusi (bagi diri sendiri). Selain itu juga menstimulasi kreatifitas mereka.

Such a WOW momment, don’t you think? Yes? yes??

Bener2 eye opening kan ya! Ini nih kayaknya pangkalnya seseorang mengenal diri sendiri.

I just love this kind of parenting. Kasih anak untuk explore diri sendiri, kenal diri sendiri, orangtua ya tetap awasin dan kasih arahan.

Ini artikel lengkapnya:

http://www.bbc.com/news/education-21895704

Oiya, mantra gua kalau gua menghadapi masalah itu biasanya gua bilang ke diri sendiri, jangan lebay. Coba pikir lagi. Ga usah ngeluh. Ga usah cari kambing hitam. Coba pikir/cari apa yang bisa gua lakuin. DAN satu hal.. kalau memang setelah gua cerna dan masalah itu bukan salah gua, just let it go. Ga usah coba perbaikin kalau memang ga bisa diperbaikin. Just let it go. Ga usah pusing. Sebodo amat. Don’t wasting your time on something pointless.

Tapi gua kan aquarius. Aquarius is a master at ignoring things.

 

 

Day 7: List 10 songs that you’ve loving right now

Iya, telat ini postingnya harusnya semalam. Tapi dasar internetnya nyungsep gegara hujan besar di Tangsel. Tsk ~~

Honestly, once i read that, one song that straight up into my mind is, “dora doraaa.. and friends, going into the city..”

*hang head in shame*

Those kids songs really washed my brain. Oh dear Lord..

But anyway, after awhile.. I take a time to remember some songs that i’m loving these past couple of days.

1. Pentatonix – No
Gua lagi ngefans banget sama Pentatonix.. lagu ini terngiang2 seharian.

2. Pink – Just Like a Fire

Awesome, awesome performance. Pink is awesome. I’m in love. Kalo nonton interviewnya Pink (dimanapun), dia ini kayaknya humble dan menyenangkan. Seneng deh liatnya..

3. Jeremy Jordan – It’s all coming back to me now

I could watch this video over and over..

4. Kelly Clarkson – a piece of me
Lagu ini sebenernya aslinya itu nadanya cepet, beat nya juga cepet. Nah, gua awalnya ga gitu suka. Tapi pas Kelly Clarkson nyanyiin lagu ini di American Idol, aduuhh.. langsung suka. Hahaha.. Lagunya jadi ballads, dinyanyiinnya pake nangis segala. Aduhh..

5. Kahitna, any song by Kahitna. Every song by Kahitna..
Sebenernya ga ada lagu Kahitna yang ga bikin gua meraung-raung sih.. hahahha.. Udah lah, udah ga tau lagi harus gimana sama lagu-lagu kahitna ini..

6. Rizky Febian – Kesempurnaan Cinta
Ini nih.. yang begini ini nih.. yang bikin gua guilty feeling. Mau ga suka, tapi tiap denger lagunya atau liat videonya, ini hati rasanya adem. Hahahha.. hampura atuhlah rizky febian.

7. Daniela Andrade – La Vie En Rose
Lagu ini.. aduh, gimana ya. Bikin pengen jatuh cinta lagi.. hahahaha.. Gua suka sama yg dibawain Daniela Andrade. Sebenernya lagu apapun kl dia yg nyanyiin gua suka.

8. Cyrus – Man in the mirror
Gua seneng liat cowok main gitar sambil nyanyi.. ya Tuhan. Hahaha.. Trus pas kapan ga sengaja sih sebenernya nemu video ini. Trus jadi earworm seharian.

9. Daniel de Bourg – Try Sleeping with a broken heart
Lagu aslinya punya Alicia Keys. Tapi gua lebih suka versi ini.. Cowok, dengan rambut baru bangun tidurnya. Pakai kaos putih. Jantung ini…

10. Coldplay – Adventure of A lifetime
Random banget ada coldplay di playlist gua ya.. hahaha..

Ih, pop banget selera musik gua. Pdhl sebenernya sih lagi ga punya referensi lagu aja.. Kayaknya selera musik gua agak berubah dah.. dari pop ke lagu anak-anak.. hahahaha..

Day 6: Five ways to win your heart

Oh my.. this is my favorite topic. Hahaha

1. Manners
Because manners never fails. Manners will take you far.
Ada quote yang bagus tentang manners:
“If they respect you, respect them. If they disrespect you, still respect them. Do not allow the actions of others to decrease your good manners, because you represent yourself. Not others”

Dan lelaki dengan manners yang bagus itu.. membutakan hatiku lah pokoknya. Hahaha.. Tau etika, tau sopan santun, ga ngomong sembarangan. Integrity is everything. Manners shows who you really are.

2. Same sense of humor as mine. Because my sense of humor is kinda weird. Hahahhaa.. ga banyak yang bisa satu frekuensi sama gua sih sebenernya.. So, if i laugh at your jokes, then we’re good. If you laugh at my jokes, then even better..

3. Open minded people. Because we look up at the same stars and see such different things. Hidup ini kan katanya proses belajar yang ga pernah habis. Jadi sangat menyenangkan kalau ketemu sama orang yang berpikiran terbuka, ga menghakimi, ga kaku sama pola pikir yang dia pegang. Gua sangat mengagumi orang yang punya prinsip hidup yang kuat, tapi ya kalau ada orang yg beda prinsipnya sama dia, ya udahlah ya.. ga usah ribet ngatur2 prinsip hidup orang lain. Learn new things, learn about people, learn about your friends, your kids, your parents, even your enemy.. i think it takes an open mind to be able to learn those things. So, yeah, open minded people always wins my heart..

4. Someone to have conversation with. Not just talking, but conversation. Silly conversation to meaningfull conversation. Someone who really listen. Someone who let me get to know him better and also taking time to know me better. Percuma kalau kece abis tapi pas diajak ngobrol ga nyambung.. iya kan?

5. Smells good. Dress well. Taking time to take care of himself. Like, in any way.. in health, the way he dress, the way he eats.. Ga perlu lah direwelin ini itu, tapi dia sadar diri sendiri aja kalau taking care of self sama pentingnya dengan taking care of your spouse.

End of discussion.

Day 5: List 5 places you want to visit

Sebenernya traveling itu bukan kebiasaan gua. Bukan hobi tapi ya gua sebenernya suka juga ngunjungin tempat-tempat baru. Entah kenapa, kayaknya keluarga gua dulu itu jarang banget pergi traveling. Bisalah dihitung dengan 1 tangan berapa kali kami pergi sekeluarga ke luar kota. Yang paling membekas di ingatan gua, kami pergi ke Bali. Pas gua masih SD kayaknya.. lupa kelas brp. Kadang kalau lihat foto2nya, samar2 ingat juga. Tapi ya ga terlalu ingat. Hhahaha..

Setelah punya anak, gua selalu membayangkan (dan mendoakan) agar anak2 gua kelak bisa pergi ke tempat2 yang jauh dari rumah agar mereka bisa lihat kehidupan di tempat lain. Bisa punya pengetahuan yang luas. Bisa melihat dunia.

Tapi buat gua pribadi, ini 5 tempat yang pengen gua kunjungi:
1. Jepang. Kota manapun di Jepang. Karena, Jepang itu udah favorit gua dari jaman SMP. Lihat kehidupan di Jepang dari serial dramanya, interior rumahnya, kebudayaannya, lagu2nya yang meski gua ga ngerti artinya tapi nadanya bikin hati adem. Hahhaha..
Cowok-cowoknya, gaya pakaiannya. Semuanyaaaaa.. Jepang kusuka deh.

Abis itu, sempat juga baca cerita kehidupan di Jepang dari link ini:

10 Surprising Things About Parenting in Japan

Makin kucinta…

2. Lombok. Karena Bali terlalu mainstream.

3. Solo, gara2 pernah baca artikel ini:

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Trus ngebayangin enak kali ya pindah ke sana. Hahhaha.. gua tuh sampe searching daftar sekolah SD buat si Dylan lho.

4. Yunani, gara2 film “The sisterhood of the traveling pants”. Trus kalau lihat foto2nya disini:

25 Gorgeous Pictures Of Greece That Will Take Your Breath Away

Bikin mupeng.. huhuhuhu

5. Huacachina, gara-gara lihat di sini:
http://www.dailymail.co.uk/travel/travel_news/article-2966798/The-mystical-oasis-town-exists-middle-barren-desert.html

So that’s day 5, everybody. Let’s see if i can make it to 30 days😀

Day 4: Write about someone who inspires you.

one person? Siapa ya..

Hm, kayaknya yang paling menginspirasi gua itu adalah nyokap gua sendiri. I dont really like her sih sebenernya. Banyak pemikiran dia yang justru sangat bertentangan sama gua. Prinsip hidupnya, cara dia menjalankan hidupnya, cara dia melihat kehidupan. Banyaklah..

Tapi justru itu yang menginspirasi gua untuk jadi orang yang lebih baik dari dia, menjalankan kehidupan dengan cara gua sendiri, menunjukkan pada dia bahwa gua bisa.

Katanya, hubungan ibu dan anak perempuannya memang banyak lika liku. Hahaha.. Entah kenapa ya. Tapi kalau kalian punya hubungan yang harmonis dengan ibu kalian, well, good for you. You are blessed.

Cuman yaaa, meskipun begitu gua tetap respect sama nyokap (just because she is my mother and she is elder). So yeah, i respect her. But it doesnt mean that i adore her. Itu dua hal yang berbeda.

Semua konflik gua dengan nyokap, semua hal2 yang gua ga suka dari dia, semua hal2 yang gua jalanin dengan dia, semua itu sebenernya jadi kayak cambuk buat gua untuk terus berjuang demi apa yang gua impikan.

Tapi! Tapi! yokap gua ga 100% jelek sih, sifatnya ada juga yang bisa jadi contoh baik. Ga semuanya jelek. Gua cuman ga cocok aja, bukan apa2.. Hahahha kenapa gua jadi terdengar membela diri sih ya?

Oh well, balik lagi kalau ngomongin inspirasi ya.. Salah satu yang gua belajar dari nyokap adalah nyokap gua itu pekerja keras. Gua belajar dari dia bahwa jadi orang itu ga boleh malas. Harus bisa kerja. Kalau kerja itu harus bener. Jangan kerja bener hanya karena dimandorin. Tapi sesimpel bahwa cara kita kerja itu menunjukkan siapa kita. Kalau kerja ga bener, cepat atau lambat akan ketahuan dan kita sendiri yang susah.

Nyokap gua itu masih kolot. Jadi bagi dia yang namanya ‘punya kerja’ = kerja kantoran. Jadi ketika kuliah gua bilang gua mau kuliah di seni rupa, she simply shake her head and said, “no way. mau kerja apa kamu kalau jadi seniman”. Ini salah satu yang pada akhirnya jauh dalam hati, gua menyesali kenapa gua nurut. Hahaha..

jadi ya, gitulah. Beliau inspirasiku. Meskipun sering berantem dan banyak konflik. Entahlah. Haha.. tar gua malah curhat.. wkwkwkw..

%d blogger menyukai ini: